Canon Products Reviews M.B.L Communities [ View | Join ]

Installing MP145 on Ubuntu

Tidak ada yang lebih menyenangkan saat kita bisa atau menemukan sesuatu yang baru. Hari ini saya mencoba mencari tutorial bagaimana menginstall canon MP145 di Ubuntu hardy heron saya, dan akhirnya dapet juga dan yang lebih menyenangkan hanya tinggal klik-klik sudah jadi. Layaknya menginstall driver Under "Jendela"[...]

1. Pertama-tama download driver nya di http://canon-asia.com. Terdiri dari 4 file yaitu :
- cnijfilter-common_2.80-1_i386.deb
- cnijfilter-mp140series_2.80-1_i386.deb
- scangearmp-common_1.10-1_i386.deb
- scangearmp-mp140series_1.10-1_i386.deb
2. setelah semuanya selesai klik 2 kali pada file tersebut, seperti saat kita melakukan installasi pada OS lainnya.
3. Langkah selanjutnya kita restart cupsys nya dengan perintah
# sudo /etc/init.d/cupsys restart
4. Hidupkan printer dan koneksikan ke komputer.
5. Ubuntu kan mendeteksi sendiri hardware kita.
6. Selesai lah installasi nya. dan silahkan coba printer dan scanner nya.

Berikut screen shootnya :

Scangear MP140series :


Printer MP140series Configuration :


IP1880 on Ubuntu 8.04

Kemarin-kemarin sempat bingung, bagaimana ya jika ingin ngeprint dengan printer IP1880 di Ubuntu. Akhirnya browsing-browsing dan menemukan tutorial yang akhirnya saya terapkan ke Ubuntu Hardy Heron saya di rumah. Ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Berikut tutorial lengkapnya [...]

Pertama-tama download file-file berikut :
- cnijfilter-common_2.70-1_i386.deb
- cnijfilter- ip1800series_2.70-1_i386.deb
Kedua file diatas bisa di download di sini

kemudian Instal dengan menggunakan terminal dengan perintah

* sudo dpkg -i cnijfilter-common_2.70-1_i386.deb
kemudian diikuti
* sudo dpkg -i cnijfilter-ip1800series_2.70-1_i386.deb
atau dapat dilakukan dengan klik dua kali pada file tersebut

Setelah itu ikuti dengan perintah

* cd /usr/lib/
* sudo ln -s ./libtiff.so.4.2.1 ./libtiff.so.3

selain itu kita juga masih membutuhkan beberapa library pendukung

* sudo apt-get install libpng3
* sudo apt-get install libgtk1.2
* sudo apt-get install libxml1

Jika sudah selesai anda bisa menambahkan drivernya lewat System - Administration - Printing.
Driver printer ini juga bisa anda gunakan untuk printer seri Ip1200, IP1300, IP1600, IP1700. Akhirnya bisa juga ngeprint lewat Ubuntu ..

Printer tidak detek cartridge

Ada beberapa kasus yang mungkin semua printer canon akan mengalami hal itu. Tetapi yang paling banyak menjadi keluhan akhir-akhir ini (baca: awal printer 1200 launching) adalah "Printer tidak detek cartrigde".

Ada dua kasus dalam cartridge tidak kedeteksi yaitu :

1. Tidak terdeteksi ink levelnya.

2. Tidak terdeteksi cartridgenya.

Dua keluhan tersebut selalu dikeluhkan dengan bahasa yang sama yaitu " cartridge tidak kedetek" atau " tidak bisa print".

Untuk kasus yang pertama, jika di lihat di status monitor maka pesan error akan terlihat seperti gambar dibawah ini.



Figure 1. Press Resume Button al least 5 second



Atau jika dilihat pada printernya secara langsung akan ada indikasi blink 4 kali pada printer seri 1p1200 sampai seri IP1880 dan untuk printer MP 160,MP150,MP145 pada seven segment nya akan muncul error message E4. Jika hal itu terjadi pada printer anda tidak usah repot-repot dibawa ke service center. Cukup anda tekan tombol resume ;dibawah tombol power untuk seri IP dan tombol paling kanan sebelah tombol copy untuk seri MP; selama paling sedikit 5 detik per cartridge* maka printer akan bisa digunakan lagi. Jika printer anda termasuk seri lama ;IP1200 sampai IP1700; maka cukup menekan tombol resume 1 kali per cartridge*.



Kenapa error tersebut bisa muncul ?!

Untuk printer sebelum IP1700, error tersebut akan muncul jika kita melakukan penggantian cartridge dengan bukan Original atau kita memindahkan cartridge dari printer yang lain atau kita melakukan refill pada cartridge tersebut. Hal itu karena printer sudah mendeteksi ink pada cartridge sudah habis dan harus diganti atau dengan kata lain ink levelnya sudah tidak dikenali oleh printer. Menekan tombol resume 5 detik adalah untuk men disable fungsi dari ink level. Setelah itu maka ink level tidak akan bisa digunakan dan akan di deteksi kosong oleh printer, tetapi printer masih bisa digunakan.



Untuk error yang kedua akan terlihat seperti gambar dibawah ini jika kita lihat dari printer Status monitor.

Figure 2. Catridge not detected



Jika hal itu terjadi, itu berarti cartridge sudah tidak dikenali oleh printer. Penyebabnya bisa bermacam-macam, bisa dari cartidgenya sendiri yang memang error, bisa dari carriage Unit nya yang bermasalah atau bisa dari mainboardnya yang memang tidak bisa mendeteksi adanya cartridgenya. Anda bisa mencoba memperbaikinya dengan cara membersihkan carriage unitnya (tempat cartridge) dengan alkohol + kain lap bersih ;kondisi printer mati; atau juga dengan membersihkan cartridgenya sendiri dengan alkohol + kain lap bersih dengan hati-hati. Jika hal itu tetap tidak bisa, lebih baik di bawa ke service centre terdekat. Karena untuk memastikan harus dilakukan kanibal (compare) dengan part yang masih bagus.



Catatan :

1. Jika yang tidak terdeteksi 2 cartridge, ulangi menekan tombolnya 2 kali.



Technorati Tags: ,

MX308 / MX318



Kali ini saya akan mencoba mereview seri lain dari Printer canon untuk kelas Multifungsi. Seri MX308 dan MX318 adalah produk multifungsi terbaru dari Canon untuk kelas menengah. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan dari pendahulunya yaitu MP145 dimana untuk seri MX308/MX318 ada tambahan Faximili dan Direct Print dari kamera (PictBrigde). Bukan hanya itu saja Untuk seri MX jenis ini juga dilengkapi dengan Display 2 line di Panel Unitnya.



Print

Untuk printing dengan fast mode kedua printer ini bisa mencetak 22ppm(B/W) dan 17ppm(color). Resolusi maksimal 4800x1200 dpi jika kita mencetak foto dengan kertas foto maka hasilnya tidak akan kalah dengan studio foto, dan dengan teknologi FINE Cartridge, kualitas cetak printer ini di garansi bisa bertahan 100 tahun.Printer ini juga bisa mencetak full tanpa tepi (True Boedelless Print) mulai ukuran 4x6” / 5x7” dan ukuran A4. Untuk cartridgenya, include memakai PG40 dan CL41 dan optional nya bisa juga memakai PG830/PG50 dan CL831/CL51.Menggunakan fast mode printer ini mampu melakukan copying sampai 22cpm (B/W) dan 17cpm (color). Ada 3 posisi pilihan kualitas cetak yaitu Fast mode, Standart Mode dan High Mode. Sedangkan untuk Auto Exposurenya (terang-gelap) ada 9 posisi yang bisa kita rubah secara manual. Printer ini juga bisa melakukan Zoom dari 25 % - 400 %. Untuk multiple copy bisa di set dari 1 sampai 99 kali. Printer ini juga bisa melakukan special copy diantaranya Image repeat, 2 on 1 dan 4 on 1.

Scan
Scanning menggunakan Contact Image Sensor (CIS) yang tentu saja akan menghemat daya listrik. Resolusi nya 600 x 1200, sangat cocok untuk scanning image web ataupun foto yang akan dicetak ukuran sedang (A3).

Direct Print
Untuk direct print, seri ini sudah dilengkapi dengan pictbridge sehingga anda bisa melakukan cetak foto langsung dari Camera Digital.

Faximili
Untuk fax sudah support Super G3 fax yaitu fax warna dengan catatan, fax tujuan ataupun fax asal harus suppoer Super G3 juga.
Perbedaan dari 2 printer ini hanya pada scanning unit nya. Untik seri MX318 pada scanning unit nya terdapat Auto Document Feeder (ADF) yang memungkinkan melakukan scanning dan copying untuk ukuran kertas folio/legal. Karena rata-rata Scanner Canon hanya sampai ukuran A4 saja, maka jika anda menginginkan Scaning ataupun copying ukuran kertas folio, anda harus mencari scanner atau copier yang ada fasilitas ADF nya. Untuk perbedaan harga diantara kedua cukup signifikan kurang lebih 200 an ribu.Tetapi kalau saya pribadi lebih prefer ke MX318,etapi kembali ke konsumen, mana yanglebih sesuai.


Perawatan printer canon melalui Printer propertis



Pernahkah anda melihat dialog box seperti gambar diatas ?

Gambar diatas akan muncul jika kita memanggilnya melalui Printer propertis. Untuk langkahnya anda bisa klik Menu Start – Setting – Printers and Faxs. Kemudian klik kanan pada driver printer anda dan klik propertis. Maka akan muncul dialog box seperti diatas. Lantas apa kegunaan dari dialog box tersebut. Akan kita bahas lebih lanjut.

Printing Preferences

Printing preferences berisi setinggan dasar dari sebuah printer. Mulai dari pemilihan jenis kertas, ukuran kertas , beberapa effect gambar, grayscale mode semuanya bisa di akses melalui printing preferences. Tetapi kebanyakan ini tidak di pakai karena kita bisa melakukan setting itu semua melalui Page Setup dari sofware yang kita pakai untuk melakukan editing.



Print Test Page

Menu tersebut digunakan jika ingin melakukan Printing menggunakan sample data dari Driver Printer tersebut. Biasanya hanya digunakan untuk Test print.



Sharing

Pada tab menu dibagian atas terdapat sharing. Menu tersebut digunakan jika kita ingin menggunkan printer tersebut dalam sebuah network. Perintah ini bisa juga diakses dengan cara klik kanan pada printer, maka akan ada sub-menu sharing. Dua model perintah ini sama saja.



Advanced dan Color management

Dua menu tab tersebut jarang sekali digunakan. Untuk Advance digunakan jika ingin menggunakan printer pada jam-jam tertentu, maka kita bisa men-setting nya dari situ. Contoh jika kita hanya menggunakan printer dari jam 09:00 – 17:00 , maka diluar jam tersebut printer akan di matikan oleh driver printer. Sedangkan untuk color management digunakan jika kita ingin menentukan kompisisi warna kita sendiri. Hal ini kita lakukan karena tampilan dimonitor dengan hasil print berbeda warna baik itu lebih tua maupun lebih muda.



Maintenance

Tab menu ini adalah yang paling berguna di antara menu-menu lainnya. Karena menu ini lah yang sebenarnya akan kita gunakan untuk merawat printer kita.



Dari atas bagian kiri terdapatcleaning dan deep cleaning, dua menu ini fungsinya sama yaitu untuk melakukan cleaning head. Tetapi ingat postingan saya sebelumnya tentang Printer Status Monitor. Bedanya deep cleaning adalah 2 kali cleaning, yang berarti pula konsumsi tinta adalah 2 kalinya cleaning. Hati-hati jika menggunakan menu ini karena tanpa terasa tinta akan cepat habis.



Dibawahnya adaPrint Head Alignment atau Mensejajarkan head print dengan kata lain kalibrasi print head. Yaitu untuk mencari nozzle terbaik dari sebuah print head. Jika kita tidak melakukan ini biasanya saat kita mencetak garis akan terlihat patah-patah atau bengkok. Atau jika kita cetak foto, komposisi warnanya seperti bergeser.



Noozle check digunakan jika kita ingin mengetahui apakah nozzle print head sudah ada yang cacat apa belum. Jika menu tersebut kita eksekusi maka printer akan mencetak kotak-kotak pattern. Jika kotak-kotak tidak lengkap atau bengkok atau blok warna bergaris putih itu menandakan nozzle ada yang cacat.



Menu Bottom Plate Cleaning digunakan untuk membersihkan roller yang dilewati oleh kertas. Jika menu ini kita eksekusi maka harus ada kertas, karena printer akan membersihkan rooler dengan kertas tersebut.



Power Off digunakan untuk mematikan printer dari komputer. Tanpa perlu menekan tombol on/off di printernya.



Quiet mode dan Custom setting. Quiet mode gak begitu berguna untuk printer jenis low end karena suaranya sudah keras banget dan tidak ada sensor untuk quiet mode nya. Sedangkan custom setting digunkan untuk men-set dry time nya. Dengan kata lain untuk men set jarak waktu antara lembar pertama dan kedua.



Mudah-mudahan informasi ini berguna dan menambah wawasan kita. He2 ..