Canon Products Reviews M.B.L Communities [ View | Join ]
Tampilkan postingan dengan label Perawatan Printer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan Printer. Tampilkan semua postingan

About ink used in Canon Inkjet Printer

"Oh my god, my canon inkjet emitting a smoke.." some customer says that, but why it can be like that?

Canon has received reports of a small number of Canon inkjet printers emitting smoke. In some cases, the print head and some adjacent components showed the effects of heat.

After investigating the incidents, Canon believes that the heat generation and/or smoke is due to ink leaking, over time, into the print head’s electric insulation sealant. This may result from either of the following:

  • Impact damage to the print head, such as that resulting from dropping the print head or otherwise causing the print head to strike a hard surface after removal from the print head package.
  • The sealant is exposed to certain solvents contained in the printer ink. In most of the cases in which there was no sign of impact damage to the print head, ink components not used in Canon-genuine inks were detected.

The likelihood of such an incident is remote. Moreover, tests indicate that this condition should not pose a safety hazard for users because the printer components surrounding the print head are non-flammable at the temperature ranges involved and because the heat generated due to damage to the print head is below the ignition temperature of paper or any printer components.

Printer tidak mau narik kertas

Printer tidak mau narik kertas, banyak sekali printer yang mengalami error seperti ini. Banyak sebab mengapa hal ini bisa terjadi. Bisa karena kelalian dari pengguna printer atau bisa juga memang dari printernya yang bermasalah. Tips berikut mencoba mengungkap beberapa sebab yang memungkinkan hal itu terjadi.

Mengatasi tinta tidak keluar pada printer

Tinta tidak keluar merupakan masalah utama yang sering dikeluhkan oleh pengguna printer. Jika anda datang ke service center, maka recomendasi adalah mengganti head/cartridge dengan yang Original (jika itu memang cartridge nya).
Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan jika kita menemukan kejadian seperti ini.
Pertama, silahkan di cek dahulu kondisi head / cartridge. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi secara fisik, terbakar, cacat atau tidak. Silahkan cek dengan teliti, karena ada beberapa cacat yang mungkin tidak terlihat jika tidak kita perhatikan dengan seksama. Jika memang ada cacat, bisa dipastikan (60%). mainboardnya juga bermasalah. Hal ini karena terjadi konsleting pada sirkuit di headnya sehingga mempengaruhi mainboard.
Jika tidak terdapat cacat maka masuk langkah kedua.

Kecepatan cetak printer berkurang

Mungkin anda pernah mengalami bahwa sebuah printer tiba-tiba kecepatan cetaknya berkurang. Beberapa konsumen pernah mengeluhkan hal yang sama. Ada beberapa hal yang mempengaruhi mengapa hal itu bisa terjadi.
Penyebab pertama adalah karena kita menggunakan tinta isi ulang. Hal itu berpengaruh karena secara tidak langsung kita juga me non aktif kan fungsi ink level. Hal itu juga di benarkan oleh pihak canon dalam pengumumannya beberapa bulan yang lalu.
Penyebab kedua adalah karena waktu kering yang lama dari tinta. Untuk kasus yang ini, kita bisa melakukan seting pada drying time nya pada bagian maintenance.
Biasanya hal ini terjadi pada printer seri menengah, seperti IP4200, MP500

Important Printing Tips

Jagalah printer anda dalam kondisi maksimal dan menyenangkan saat digunakan. Ini dapat dilakukan jika anda menggunakan Tinta maupun kertas original dari canon. Tetapi masih ada banyak cara lagi yang bisa kita lakukan supaya printer kita tetap dalam kondisi terbaiknya.

  1. Gunakan draft mode atau fast Mode untuk lebih meminimalisasi penggunaan tinta. Walaupun sebenarnya mode ini diperuntukkan untuk sample print, tetapi anda bisa juga menggunakan mode ini untuk lebih irit tinta. Dengan mode ini kecepatan cetak juga akan lebih cepat dari pada moe lainnya (standar dan High).
  2. Selain menggunakan FINE cartridge, Canon juga mempunyai teknologi "Individual Ink Tank". Dengan teknologi ini setiap warna di tempatkan dalan tank sendiri. Dengan demikian jika salah satu warna habis, maka kita hanya mengganti tinta yang habis saja.
  3. Duplex Printing, Beberapa printer sudah bisa melakukan auto Duplex Printing. Maksudnya printer bisa mencetak 2 lembar dokumen kedalam satu kertas bolak-balik secara otomatis. Tentu kita akan lebih menghemat kertas.
  4. Print Regularely, Mengapa ini penting ? Karena printer ini menggunakan Ink, tentu riskan dengan yang namanya tinta kering jika tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu. Jika anda menggunakan tinta Original, anda bisa tidak menggunakan printer anda selama kurang lebih 1 bulan. Artinya dalam jangka waktu satu bulan anda harus melakukan print, jika tidak maka cartridge/head akan kering. Jika anda menggunakan infus/isi ulang biasanya antara 3 hari - 7 hari cartridge/head akan kering.
  5. Penggunaan software Canon. Jika anda menggunakan sistem operasi windows dan Mac, maka dalam Paket sudah tersedia sotfware-sotfware pendukung nya, seperti easy-Webprint dan easy-Photoprint. Dengan easy webprint, kita bisa mengatur webpage yang akan kita print sehingga hasilnya akan lebih memuaskan. Dengan easy-Photoprint kita bisa memanfaatkan pengaturan layout oleh software sehingga kita lebih bisa memaksimalkan penggunaan tinta dan kertas.

Segitu dulu lah , semoga bermanfaat ... xD

Printhead alignment pada printer canon

Mungkin anda pernah mengalami, printer canon jika digunakan untuk melakukan printing document tidak bermasalah,tetapi jika digunakan untuk printing tabel hasilnya meliuk-liuk.. seperti penari saja. Salah satu cara mengatasi hal itu dengan melakukan cek pada konfigurasi nozzlenya. Apakah konfigurasinya sudah benar atau belum. Konfigurasi nozzle head ini biasa di sebut alignment, untuk hasil terbaik printer disarankan dilakukan alignment pada printheadnya. Tujuannya adalah menemukan konfigurasi terbaik pada nozzle head dengan tujuan hasil print bisa maksimal. Lantas bagaimana kita mengecek konfigurasi nozzle atau aligning pada sebuah printer. Berikut saya berikan step by step nya.

Pertama-tama anda masuk ke driver printer melalui menu start-setting-printers and faxes. Disitu akan terlihat list driver printer yang terinstall di komputer kita. Setelah itu klik kanan pada driver printernya pilih propertis. Maka akan muncul dialog box seperti pada gambar berikut.



Langkah berikutnya kita akan main2 dengan menu maintenance yang pernah saya bahas dalam posting sebelumnya. Didalam menu tersebut terdapat beberapa sub-menu yang salah satunya adalah aligning. Untuk printer tipe lama dan tipe SOHO A4, aligning hanya bisa dilakukan secara manual. Maksudnya jika diklik sub-menu aligning, maka printer hanya akan mencetak pattern nya saja dan untuk settingannya kita harus memasukkan datanya secara manual. Tetapi untuk tipe printer yang baru, bisa dilakukan secara otomatis, jadi begitu kita execute printhead aligning maka printer akan melakukan aligning printhead secara otomatis.

Untuk printer tipe yang baru, kita pun bisa melakukan aligning printhead secara manual dengan mengubah settingannya pada sub-menu custom setting. Klik pada sub-menu custom setting sehingga akan muncul dialog box seperti gambar di bawah ini.



Berikan tanda check pada option align printhead manually, sedangkan settingan yang lain abaikan saja. Jika anda memilih aligning secara otomatis maka setelah klik printhead aligning maka printer akan melakukan konfigurasinya sendiri. Tetapi kadang saya kurang puas dengan aligning secara otomatis jadi saya cenderung memilih yang manual.



Untuk yang manual, setelah kita execute maka printer akan mencetak pattern, dari data tersebut kita akan mencari hasil print yang paling bagus yaitu yang paling rapat dan yang paling lurus. Ketelitian menentukan hasil akhirnya. Pattern terdiri atas kolom yang terdiri dari huruf abjad, row yang berisi angka antara minus, nol dan plus, serta pattern itu sendiri. Data yang kita masukkan adalah pada kolom tersebut yang paling bagus pada angka ke berapa, misal kolom A pattern yang paling bagus adalah angka -5, itulah data yang kita masukkan.

Setelah semua data dimasukkan maka konfigurasi head sudah selesai. Data akan berubah saat kita melepas print head dari carriage unitnya dan tidak akan berubah jika kita melakukan penggantian inktank.

Perawatan printer canon melalui Printer propertis



Pernahkah anda melihat dialog box seperti gambar diatas ?

Gambar diatas akan muncul jika kita memanggilnya melalui Printer propertis. Untuk langkahnya anda bisa klik Menu Start – Setting – Printers and Faxs. Kemudian klik kanan pada driver printer anda dan klik propertis. Maka akan muncul dialog box seperti diatas. Lantas apa kegunaan dari dialog box tersebut. Akan kita bahas lebih lanjut.

Printing Preferences

Printing preferences berisi setinggan dasar dari sebuah printer. Mulai dari pemilihan jenis kertas, ukuran kertas , beberapa effect gambar, grayscale mode semuanya bisa di akses melalui printing preferences. Tetapi kebanyakan ini tidak di pakai karena kita bisa melakukan setting itu semua melalui Page Setup dari sofware yang kita pakai untuk melakukan editing.



Print Test Page

Menu tersebut digunakan jika ingin melakukan Printing menggunakan sample data dari Driver Printer tersebut. Biasanya hanya digunakan untuk Test print.



Sharing

Pada tab menu dibagian atas terdapat sharing. Menu tersebut digunakan jika kita ingin menggunkan printer tersebut dalam sebuah network. Perintah ini bisa juga diakses dengan cara klik kanan pada printer, maka akan ada sub-menu sharing. Dua model perintah ini sama saja.



Advanced dan Color management

Dua menu tab tersebut jarang sekali digunakan. Untuk Advance digunakan jika ingin menggunakan printer pada jam-jam tertentu, maka kita bisa men-setting nya dari situ. Contoh jika kita hanya menggunakan printer dari jam 09:00 – 17:00 , maka diluar jam tersebut printer akan di matikan oleh driver printer. Sedangkan untuk color management digunakan jika kita ingin menentukan kompisisi warna kita sendiri. Hal ini kita lakukan karena tampilan dimonitor dengan hasil print berbeda warna baik itu lebih tua maupun lebih muda.



Maintenance

Tab menu ini adalah yang paling berguna di antara menu-menu lainnya. Karena menu ini lah yang sebenarnya akan kita gunakan untuk merawat printer kita.



Dari atas bagian kiri terdapatcleaning dan deep cleaning, dua menu ini fungsinya sama yaitu untuk melakukan cleaning head. Tetapi ingat postingan saya sebelumnya tentang Printer Status Monitor. Bedanya deep cleaning adalah 2 kali cleaning, yang berarti pula konsumsi tinta adalah 2 kalinya cleaning. Hati-hati jika menggunakan menu ini karena tanpa terasa tinta akan cepat habis.



Dibawahnya adaPrint Head Alignment atau Mensejajarkan head print dengan kata lain kalibrasi print head. Yaitu untuk mencari nozzle terbaik dari sebuah print head. Jika kita tidak melakukan ini biasanya saat kita mencetak garis akan terlihat patah-patah atau bengkok. Atau jika kita cetak foto, komposisi warnanya seperti bergeser.



Noozle check digunakan jika kita ingin mengetahui apakah nozzle print head sudah ada yang cacat apa belum. Jika menu tersebut kita eksekusi maka printer akan mencetak kotak-kotak pattern. Jika kotak-kotak tidak lengkap atau bengkok atau blok warna bergaris putih itu menandakan nozzle ada yang cacat.



Menu Bottom Plate Cleaning digunakan untuk membersihkan roller yang dilewati oleh kertas. Jika menu ini kita eksekusi maka harus ada kertas, karena printer akan membersihkan rooler dengan kertas tersebut.



Power Off digunakan untuk mematikan printer dari komputer. Tanpa perlu menekan tombol on/off di printernya.



Quiet mode dan Custom setting. Quiet mode gak begitu berguna untuk printer jenis low end karena suaranya sudah keras banget dan tidak ada sensor untuk quiet mode nya. Sedangkan custom setting digunkan untuk men-set dry time nya. Dengan kata lain untuk men set jarak waktu antara lembar pertama dan kedua.



Mudah-mudahan informasi ini berguna dan menambah wawasan kita. He2 ..