Canon Products Reviews M.B.L Communities [ View | Join ]

MX 700, Networkable printer

Dari tanggal 22 Juli sampai 5 Agustus 2008 ini, Wisno Grahakom sebagai salah satu dealer Canon di Yogyakarta mengadakan program trade-in. (he..he.. maap telat ngasih taunya). Tetapi bukan masalah trade-in nya yang akan saya post disini tetapi ada satu produk yang bisa dikatakan primadona baru untuk kalangan Multi-Function. Dari 2 produk yang ditawarkan yaitu MP520 dan MX700, kebanyakan yang melakukan trade-in, mereka lebih banyak melakukan trade-in dengan MX700. Kenapa ? Saya sendiri agak penasaran, padahal nambahnya gak tanggung-tanggung, kurang lebih 2jutaan. Tapi dengan fitur yang ditawarkan, rasanya sebanding dengan harganya. Makanya pada tulisan kali ini saya akan mencoba review Printer dari jenis Multi-Function ini.



Beberapa fitur hampir sama dengan seri-seri sebelumnya seperti MX308/MX318 tetapi beda jauh jika dengan MP145 baik masalah fitur maupun harga.

Print
Printing Speed 30ppm (BW) dan 20ppm (color) dengan fast Mode. Resolusi 4800x1200 dpi. Tidak lupa juga technology FINE printhead dengan 2pl nozzle minimal. Tintanya menggunakan ThinkThank technology dengan tinta terdiri dari PGI-5BK (Pigment) dan CLI-8 C/M/Y (Dye).
True bordeless printing 4"x6"/5"x7"/A4.

Copy
Copy Speed 30ppm (BW) / 20ppm (Color) dengan Fast Mode. 3 Position copy quality yaitu Fast, Standart dan High. 9 Position Auto Intensity. Printer ini juga bisa melakukan zoom dari 25% - 400%. Untuk special copy nya meliputi image repeat, 2 on 1 serta 4 on 1.

Scan
Scan technology menggunakan CIS yang dilengkapi dengan Auto Document Feeder (ADF) yang melakukan scanning dan copying sampai ukuran Folio (8,5"x14"). Resolusi 2400x4800dpi memalui sofware. Untuk drivernya ada 2 macam yaitu TWAIN driver dan WIA.
Card Direct
Printer ini support card direct yang meliputi CF,Microdrive, Smart Media, Memory Stick, memory Stick Pro, SD Card, MMC,xD*, RS MMC*, Memory Stick Duo*, Mini SD Card (*via Adapter).

Camera Direct
Bagi anda yang mempunyai digital camera dengan pictbrigde technology, anda bisa melakukan printing direct menggunakan PictBridge.

FAX
Super G3 fax (BW/Color fax). Bisa melakukan pengiriman dan penerimaan pesan fax mode warna dan hitam putih dengan catatan kedua belah pihak (fax) sama -sama support Super G3.

Paper Capacity

150 sheet jika paper berada pada Automatic Sheet Feeder (ASF) dan 100 sheet melalui front feeder.

Networkable
Ini merupakan key feature dari Printer ini. Bisa digunakan sharing printer tanpa menambah komputer atau tanpa terhubung dengan komputer karena sudah ada LAN card 10/100 dengan konsep TCP/IP.

Key feature lainnya adalah adanya 2 sheet feeder yang bisa kita rubah secara manual melalui tombol yang ada pada Front Panel. Front panel juga dilengkapi dengan LCD 1,8" STN color LCD yang memudahkan kita saat melakukan direct print cari Card.


Printer tidak detek cartridge

Ada beberapa kasus yang mungkin semua printer canon akan mengalami hal itu. Tetapi yang paling banyak menjadi keluhan akhir-akhir ini (baca: awal printer 1200 launching) adalah "Printer tidak detek cartrigde".
Ada dua kasus dalam cartridge tidak kedeteksi yaitu :
1. Tidak terdeteksi ink levelnya.
2. Tidak terdeteksi cartridgenya.
Dua keluhan tersebut selalu dikeluhkan dengan bahasa yang sama yaitu " cartridge tidak kedetek" atau " tidak bisa print".
Untuk kasus yang pertama, jika di lihat di status monitor maka pesan error akan terlihat seperti gambar dibawah ini.
Figure 1. Press Resume Button al least 5 second

Atau jika dilihat pada printernya secara langsung akan ada indikasi blink 4 kali pada printer seri 1p1200 sampai seri IP1880 dan untuk printer MP 160,MP150,MP145 pada seven segment nya akan muncul error message E4. Jika hal itu terjadi pada printer anda tidak usah repot-repot dibawa ke service center. Cukup anda tekan tombol resume ;dibawah tombol power untuk seri IP dan tombol paling kanan sebelah tombol copy untuk seri MP; selama paling sedikit 5 detik per cartridge* maka printer akan bisa digunakan lagi. Jika printer anda termasuk seri lama ;IP1200 sampai IP1700; maka cukup menekan tombol resume 1 kali per cartridge*.

Kenapa error tersebut bisa muncul ?!
Untuk printer sebelum IP1700, error tersebut akan muncul jika kita melakukan penggantian cartridge dengan bukan Original atau kita memindahkan cartridge dari printer yang lain atau kita melakukan refill pada cartridge tersebut. Hal itu karena printer sudah mendeteksi ink pada cartridge sudah habis dan harus diganti atau dengan kata lain ink levelnya sudah tidak dikenali oleh printer. Menekan tombol resume 5 detik adalah untuk men disable fungsi dari ink level. Setelah itu maka ink level tidak akan bisa digunakan dan akan di deteksi kosong oleh printer, tetapi printer masih bisa digunakan.

Untuk error yang kedua akan terlihat seperti gambar dibawah ini jika kita lihat dari printer Status monitor.
Figure 2. Catridge not detected

Jika hal itu terjadi, itu berarti cartridge sudah tidak dikenali oleh printer. Penyebabnya bisa bermacam-macam, bisa dari cartidgenya sendiri yang memang error, bisa dari carriage Unit nya yang bermasalah atau bisa dari mainboardnya yang memang tidak bisa mendeteksi adanya cartridgenya. Anda bisa mencoba memperbaikinya dengan cara membersihkan carriage unitnya (tempat cartridge) dengan alkohol + kain lap bersih ;kondisi printer mati; atau juga dengan membersihkan cartridgenya sendiri dengan alkohol + kain lap bersih dengan hati-hati. Jika hal itu tetap tidak bisa, lebih baik di bawa ke service centre terdekat. Karena untuk memastikan harus dilakukan kanibal (compare) dengan part yang masih bagus.

Catatan :
1. Jika yang tidak terdeteksi 2 cartridge, ulangi menekan tombolnya 2 kali.



Technorati Tags: ,

nge-Print lembar kedua lambat

Permasalahan ini sebenarnya sudah lama ada. Dan beberapa tipe printer canon pernah mengalami hal ini. Untuk penyebab pastinya saya pribadi tidak begitu tahu. Hanya saja yang jelas ada perubahan dalam konfigurasi di EEPROM-nya. Sama seperti perubahan yang terjadi dalam konfigurasi printhead alignment. Jika dalam printhead alignment akan mengalami perubahan jika kita melepas printhead dari printernya. Tetapi jangan panik dulu untuk mengatasinya cukup mudah kok. Berikut ulasannya.

Pada jaman dahulu kala (waduh malah kayak dongeng) maksudnya jaman-jaman nya printer s200sp permasalahan ini sering banget muncul. Tetapi untuk printer tipe terbaru jarang banget terjadi bahkan bisa dikatakan tidak pernah terjadi. Kasus terakhir yang saya temui adalah pada IP1880 dan itupun baru sekali itu.
Masalah sebenarnya hanyalah pada drying time nya. Dimana waktu tunggu dari lembar pertama sampai lembar kedua di tentukan. Untuk melakukan setting konfigurasi nya kita bisa masuk kedalam printer propertisnya. Setelah itu pilih pada tab maintenance. Seperti pada gambar berikut.



Dalam tab menu tersebut cari pada custom. Maka akan muncul dialog box kecil seperti gambar diatas. Settingan dari pabrik adalah defaults. sedangkan anda bisa menyetingnya sendiri. Jika anda geser ke kanan brarti waktu tunggu semakin lama. Jika anda geser kekiri maka waktu tunggu semakin cepat , tetapi ingat jika waktu tunggu terlalu cepat kadang hasilnya akan kotor. Hal ini dikarenakan tinta pada lembar pertama belum kering benar.
Cara tersebut hanya bisa digunakan jika kita menggunakan windows, unutk pengguna linux mau gak mau harus di reset EEPROM di service center .. :D

Masalah di PIXMA canon 1980 [update]

PIXMA 1980 yang sempet saya review kemaren telah berbuah juga (emangnya pohon). Maksudnya berbuah masalah he2 .. beberapa hari ini ASC jogja lumayan banyak yang meneriam servisan printer ini. Dan permasalahan yang dikeluhkan pun sama. Yakni paperjam, error blink 3x, bahkan macet sama sekali. Pertama kali saya cek, saya kira hanya permasalahan biasa seperti printer-printer sebelumnya. Tetapi beberapa hari berikutnya kok semakin banyak yang masuk dan keluhannya pun sama. Berikut saya sertakan gambar permasalahannya.



Bagian yang saya kasih warna merah adalah bagian dari sumber permasalahan, dimana roller dalam purger unit yang berfungsi untuk menggerakkan papaer tray saat load kertas lepas dari pegangannya. Dan setelah saya cek lebih lanjut ternyata ada sedikit masalah di pegangannya. Saya kira terlalu tipis sehingga melengkung. Permasalahan lain ada di rollernya sendiri yaitu pada kancing di bagian peer. Menurut saya itu juga agak mudah lepas...
Untuk yang belum memakai infus anda bisa tenang karena jika terjadi masalah seperti diatas ASC akan menggantinya karena masuk dalam garansi.
Mudah2an menjadi koreksi untuk pihak canon.

Update : Barusan ada komplain lagi masalah 1980, ternyata saat digunakan untuk print tabel hasilnya cukup mengecewakan,sudah di alignment pun masih mengecewakan, maka dari itu jika anda membutuhkan hasil yang presisi misalkan gamabr-gambar autocad saya lebih merekomendasikan printer yang kualitas medium atau malah yang ukuran A3 seperti IX4000 yang memang didesain khusu untuk autoCAD ..

IX 4000 / IX 5000 error 5c00

Beberapa hari ini banyak banget servisan IX400 dan IX5000 .. yaitu salah saru printer dari canon untuk kelas A3/A3+. Mungkin karena faktor penggunaan, ada masalah di purge unitnya. Dimana roller antara purge unit dan ASF nya hancur. Saat saya konsultasi dengan senior saya (Mr. Ngatino) ada kemungkinan pompa di purge unitnya putaranya berat. sehingga menyebabkan roller pemutarnya hancur. Untuk permasalahan ini ada 2 efek yang biasanya terjadi. Pertama di roller purge unit hancur seperti yang saya tulis dan kemungkinan yang kedua gear di ASF yang hancur. Kalo sampai gear ASF nya yang hancur harganya lumayan mahal soalnya harus ganti sekalian ASF nya. Untuk error ini biasanya di monitor muncul kode error "5c00". Semoga gak ada yang masuk lagi .. udah penuh neh tempat ..